Di dalam kesibukan yang membabi buta, akhirnya ada celah sedikit untuk nge-Update Blog yang menyedihkan ini. lanjutan dari Part I.
Hari berikutnya, Kamis 23 April 2012. kami berencana untuk mengunjungi Petronas Twin tower di kawasan Suria KLCC. kami berangkat dari hotel tempat kami menginap sekitar jam 09.00 waktu Malaysia (08.00 WIB). Dilihat dari area balcony kamar hotel kami, kelihatannya jarak dari hotel ke Petronas Twin tower sih tidak jauh. setelah kami pikir-pikir, untuk menuju kesana akhirnya kami sepakat untuk berjalan kaki menuju KLCC, yah itung-itung untuk menekan biaya selama di KL lah.
Sambil menikmati pagi di kota Metropolis kelas dunia, kami menyusuri jalan-jalan arteri/protokol kota Kuala lumpur ini. beberapa hal yang saya banggakan dari kota ini, sungguh kota Kuala lumpur ini bersih dan sejuk sekali. tidak ada saya menemukan pedagang kaki lima (pedagang rokok, Lapau bajalan, dan apapun itu) yang berjualan di tepi jalan. tidak seperti kebanyakan kota-kota besar di indonesia yang notabene nya menjadikan lahan trotoar untuk ladang mengais rezeki. jarak dari hotel tempat kami menginap ke KLCC ternyata tidak sedekat yang kami pikirkan.
Ternyata cukup jauh juga perjalanan yang kami tempuh, kami hanya mengandalkan petunjuk arah dan bangunan fisik Petronas twin tower sebagai panduan kami untuk menuju tempat tersebut. ada satu yang menarik di jalan yang kami lalui, yaitu Sky bridge (Jembatan penyebrangan orang) yang kami lalui untuk ke sampai ke KLCC. sungguh, dari beberapa JPO yang saya pernah gunakan, ini adalah Skybridge/JPO terbaik. Skybridge kebanggaan Kuala Lumpur ini dibuat khusus untuk memanjakan para pejalan kaki dan menghubungkan beberapa destinasi, terutama ke Suria KLCC. dibangun di ketinggian kurang lebih 5 meter, dilengkapi fasilitas, eskalator, dan Air conditioner didalamnya. mungkin ini adalah JPO terpanjang dan ternyaman yang pernah saya gunakan.
Sambil menikmati pagi di kota Metropolis kelas dunia, kami menyusuri jalan-jalan arteri/protokol kota Kuala lumpur ini. beberapa hal yang saya banggakan dari kota ini, sungguh kota Kuala lumpur ini bersih dan sejuk sekali. tidak ada saya menemukan pedagang kaki lima (pedagang rokok, Lapau bajalan, dan apapun itu) yang berjualan di tepi jalan. tidak seperti kebanyakan kota-kota besar di indonesia yang notabene nya menjadikan lahan trotoar untuk ladang mengais rezeki. jarak dari hotel tempat kami menginap ke KLCC ternyata tidak sedekat yang kami pikirkan.
Ternyata cukup jauh juga perjalanan yang kami tempuh, kami hanya mengandalkan petunjuk arah dan bangunan fisik Petronas twin tower sebagai panduan kami untuk menuju tempat tersebut. ada satu yang menarik di jalan yang kami lalui, yaitu Sky bridge (Jembatan penyebrangan orang) yang kami lalui untuk ke sampai ke KLCC. sungguh, dari beberapa JPO yang saya pernah gunakan, ini adalah Skybridge/JPO terbaik. Skybridge kebanggaan Kuala Lumpur ini dibuat khusus untuk memanjakan para pejalan kaki dan menghubungkan beberapa destinasi, terutama ke Suria KLCC. dibangun di ketinggian kurang lebih 5 meter, dilengkapi fasilitas, eskalator, dan Air conditioner didalamnya. mungkin ini adalah JPO terpanjang dan ternyaman yang pernah saya gunakan.
Salah satu teman berpose di Skybridge
Cukup lama kami melalui Skybridge tersebut, akhirnya kami sampai di pelataran Suria KLCC, salah satu Mall terbesar di kuala lumpur yang terintegrasi dengan Menara kembar Petronas. kami sampai di Suria KLCC sekitar jam 11.00 siang waktu Malaysia. berhubung kami tidak sarapan, akhirnya kami memutuskan untuk mencari makan siang di area basement Mall Suria ini.
Perhentian bus (kiri) dan Salah satu Food court (kanan)
setelah mengisi perut, akhirnya kami lanjutkkan perjalanan ke KLCC Park (salah satu taman yang ada di Suria KLCC). letak taman ini tepat di belakang menara kembar petronas.
KLCC Park yang ada di komplek Suria KLCC
Setelah puas berfoto-foto ria di taman ini, lanjut kami ke PTT (petronas twin tower), awalnya tujuan utama kami adalah ingin naik ke Skybridge (jembatan yang menghubungkan kedua menara). tapi malangnya kami kehabisan tiket untuk bisa naik ke atas, untuk biaya tiket naik ke Skybridge itu diharhai seharga RM.50 persekali naik (weleh.... mahal amirr euy). berhubung kami tidak sampai naik ke atas, kami hanya berfoto di dalam Menara yang masuk kedalam jajaran bangunan tertinggi nomer 3 di dunia setelah Burj Dubai, dan Taiwan 101.
beberapa foto yang ada di dalam menara Petronas
View in Petronas Twin tower
Sekian Part II, jalan-jalan ke Petronas Twin tower, selanjutnya bersambung ke Part III (Mesjid jamiek, Batu Caves, Little India, Petaling Street/China town dan Istana Negara ). i'll be back











wew,banyakan fotonya daripada ceritanya
ReplyDeletehahaha